Tak Mau Lagi Jatuh Cinta
Tak Mau Lagi Jatuh Cinta
(Fardin Yasin Amura)
Aku pernah merajut harap
pada senyum yang tak pernah menetap.
Pernah kutitipkan hati
pada tangan yang tak ingin menggenggam lagi.
Aku mencintai seperti hujan,
yang jatuh tak kenal lelah,
meski tanah tak pernah menyimpan jejaknya.
Kini kututup jendela rasa
yang dulu terbuka selebar langit jingga.
Tak ingin lagi aku mengemis rindu
pada yang hanya menganggapku angin lalu.
Biarlah cinta menjadi puisi
yang kubaca dalam sepi
bukan lagi doa yang kupinta
di setiap sujud malamku yang luka.
Aku tak marah,
tak juga dendam.
Cinta pernah indah,
meski kini hanya kenangan yang diam.
Dan bila esok datang cinta yang baru,
akan ku tersenyum
bukan karena ingin,
tapi karena aku telah belajar untuk cukup.




